Terapi terhadap Ketakutan dan Phobia

Secara umum, terapis selalu ingat bahwa semua ketakutan akan mengakibatkan reaksi fisik dan emosi yang sama. Penyebab ketakutan dipandang sebagai suatu ancaman bagi keselamatan klien karena belum terselesaikan.

Penyebab ketakutan memicu reaksi. Simtom adalah manifestasi dari penyebab ketakutan dan biasanya tampak jelas dalam perilaku klien. Penyebab ketakutan seringkali tidak diketahui karena telah tersembunyi di dalam pikiran bawah sadar seiring dengan berjalannya waktu. Jika pendekatan simtomatis tidak berhasil mengatasi ketakutan klien, terapis harus menggali lebih dalam untuk mencari akar masalah. Dengan mengetahui akar masalah yang membuatnya takut, klien akan dapat menghilangkan kecemasannya. Itu berarti rational therapy dan ide-ide rasional yang sugestif dapat digunakan untuk menghilangkan simtom.

Untuk mengatasi phobia, terapis bisa menggunakan teknik age regression yang dikombinasi dengan affect bridge untuk menemukan akar masalah. Selanjutnya bisa menggunakan teknik systematic desensitization, implosive desentization, dan the informed child technique untuk mengurangi dan menghilangkan ketakutannya.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s