Perilaku sebagai strategi untuk mencapai tujuan tertentu

Ada 4 alasan mengapa penyimpangan perilaku terjadi:

1. Untuk mendapatkan perhatian.

Semua orang senang mendapat perhatian. Kita mencari perhatian dengan berbagai cara. Saat anak masih kecil, misalnya saat berusia 3 tahun, ia menangis dan berguling-guling di lantai. Ini adalah cara seorang anak untuk berkata, “Lihat aku. Aku minta perhatianmu.”

2. Untuk mendapatkan kekuasaan dan mengalahkan orangtua.

Cara ini digunakan anak untuk bisa menjadi penguasa, menjadi pemegang otoritas dirumah mengalahkan orangtuanya. Saat anak berhasil menjadi pengendali otoritas maka ia bisa membuat orangtuanya memberikan apa yang ia minta atau inginkan.

3. Untuk membalas dendam dan menghukum orangtua yang menolak memberikan anak perhatian atau untuk memaksa anak menuruti kemauan mereka.

Seiring waktu berjalan, anak akan memilih melakukan hal yang berkebalikan dengan yang diinginkan orangtuanya. Misalnya bila orangtuanya tidak suka berolahraga, anak akan memilih kerajinan olahraga. Ini disebut dengan reverse psychology.

4. Menjadi tidak produktif atau sakit dan memaksa orangtua merasa kasihan dan melayani anak.

Anak yang masuk dalam kategori ini biasanya sering sakit-sakitan namun saat diperiksakan ke dokter, dokter tidak menemukan apa masalahnya. Prestasi akademik anak ini juga jeblok. Dengan menjadi sakit, anak mendapat perhatian tidak hanya dari orangtuanya tapi juga dari dokter dan perawat. Saat naka tidak mendapatkan perhatian dirumah maka ia berusaha mendapatkannya diluar, dari sumber-sumberlain.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s